April 26, 2008

Kerinduan yang terpendam

Huah.. Udah lama banget nih nggak pernah posting, maklumlah pelajar, disamping punya kesibukan sendiri masih ada masalah soal 'dana', jadi kalau mau 'ngenet' harus ngumpulin duit dulu kecuali kalo sekolah nyediain akses Internet gratis.. Padahal kemarin-kemarin sekolah mau nyediain jam khusus buat blogger, tapi mungkin karena gurunya sibuk mikir tentang ujian atau sibuk apa gitu, jadi selama sekitar satu bulan nggak ngutak-atik blog...

Maret 06, 2008

Huh, setelah beberapa hari nggak posting, akhirnya hari ini aku bisa juga posting. Maklum kemarin-kemarin ga bisa posting coz gatau kenapa internetnya lagi nggak bisa, katanya sih lagi ada kerusakan atau gimana. Hari ini sebenarnya aku juga lagi bingung mau posting apaan, tapi setelah nemuin rekaman video yang sejak kemarin aku cari, aku jadi berpikir mau upload tu video. Video itu adalah rekaman saat aku dan temenku nanem pohon di sekolah, aku pikir videonya ilang soalnya udah tak cari-cari filenya ga ada, kata temenku mungkin udah kehapus gitu. Tapi sekarang udah ketemu, ternyata masuk di folder yang dihidden, kok nggak kepikiran ya,,,hehe.

Maret 01, 2008

Ini nih salah satu kegiatan kami
video

Februari 28, 2008

Subhanallah


Sayup-sayup terdengar kicauan burung, lirih terdengar bisikan mentari serta terasa kesejukan hembusan dari angin pagi. Waw, pagi yang sangat indah....";})();ButtonMouseDown(this);'>smileSeandainya seluruh kota yang terasa sangat panas bisa sejuk seperti ini, alangkah indahnya.. Aku memandang ke sekitar rumah, kutemukan puluhan bahkan mungkin ratusan embun menempel di daun yang hijau, betapa indahnya alam yang Kau ciptakan... Jarang sekali aku bisa merakasan keindahan dan kesejukan seperti ini.
Hari ini, aku sedang menginap di rumah temanku yang berada di Dieng, sebuah kawasan di dataran tinggi perbatasan antara Banjarnegara dan Wonosobo. Di kawasan ini masih banyak pepohonan dan tumbuh-tumbuhan hijau, selain itu di kawasan ini juga benyak terdapat kebun teh yang terhampar luas. Saat siang hari, ketika sang surya menumpahkan cahaya kehidupannya dan ketika di kota-kota lain sedang merasakan teriknya panas, dieng mungkin menjadi salah satu kawasan yang dingin.
Waktu menunjukkan pukul 09.00, dan ini artinya aku harus meninggalkan kesejukan serta ketentraman dieng yang jauh dari bising, serta hiruk-pikuk panasnya kehidupan kota. Dengan menggunakan jasa transportasi bus umum, aku mulai beranjak meninggalkan Dieng. Perlahan hawa dingin alam dieng mulai terasa menjauh, ketentraman dan kesejukan mulai terasa meninggalkan pori-pori kulitku. Kini aku sampai di kabupaten wonosobo, sebuah kabupaten yeng berdekatan dengan dataran tinggi Dieng. Walaupun tak sedingin Dieng, namun Wonosobo juga mempunyai hawa dingin yang sangat jauh berbeda dengan kota-kota lain. Hal ini selain karena Dieng dan Wonosobo terletak di daerah tinggi juga karena keadaan alam dan hutan yang masih terjaga dengan baik.
Setelah melewati jalan yang berkelokelok serta tanjakkan dan turunan yang bisa dibilang lumayan ekstrim, akhirnya aku nyampe juga di Parakan. Parakan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Temanggung, Ya masih tetanggaan ma Wonosobo. Beralih topik, kini aku akan sedikit menceritakan sedikit tentang keadaan alam Temanggung.
Temanggung sebenarnya tidak begitu jauh berbeda dengan Wonosobo, orang-orang luar Temanggung termasuk temanku sendiri berpendapat kalo Temanggung tu kota yang dingin. Sedangkan bagi orang Temanggung sendiri khususnya para orang tua, keadaan Temanggung yang sekarang tidak sedingin dan sesegar yang dulu, begitu juga dengan keadaan alamnya. Gunung-gunung yang dulu hutannya cukup lebat kini telah mulai banyak yang gundul, sehingga hal ini berpengaruh besar pada keadaan alamnya. Yah, walaupun ini bisa dibilang belum terlalu parah, tapi lama-lama kan bisa jadi gawat,hihihi...
smilesmilesmilesmile

Februari 27, 2008


PEMANASAN global bukan hanya merusak bumi. Studi kesehatan menyebutkan temperatur dan tingkat ozon yang tinggi meningkatkan risiko kematian yang disebabkan penyakit jantung dan stroke.

Begitulah kiranya inti artikel yang aku baca dari situs media indonesia, pemanasan global bisa meningkatkan jumlah orang yang meninggal karena kasus-kasus kardiovaskular, yakni kasus-kasus kesehatan yang berkaitan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah,temperatur dan ozon merupakan dua faktor utama yang menyebabkan kematian akibat kasus kardiovaskular. Karena panas bumi yang terus meningkat, diperkirakan masalah itu akan bertambah parah, panas bumi sangat mempengaruhi penduduk dunia. Tim riset Ren meneliti hampir 100 juta orang yang tinggal di 95 daerah di seluruh Amerika Serikat dari Juni hingga September untuk studi nasional terhadap kematian dan polusi udara. Studi tersebut meneliti kaitan antara kesehatan dan polusi udara sejak 1987 hingga 2000. Dalam kurun waktu tersebut, empat juta orang meninggal dunia akibat serangan jantung dan stroke. Tim Ren membandingkan tingkat kematian itu terhadap perubahan temperatur dalam satu hari. Ozon merupakan kaitan utamanya. Semakin tinggi tingkat ozon, semakin besar pula risiko kematian akibat kasus kardiovaskular yang terkait dengan tingginya temperatur.
Saat tingkat ozon berada pada level terendah, temperatur meningkat sebesar 10 derajat. Itu berarti jumlah kematian akibat penyakit jantung dan stroke meningkat juga sebanyak 1%. Saat tingkat ozon pada level tertingginya, jumlah kematian akibat penyakit jantung dan stroke meningkat lebih dari 8%.
Terkena paparan ozon dalam jumlah tinggi dapat memengaruhi saluran pernafasan dan sistem syaraf. Itu akan menyebabkan orang menjadi rentan terhadap efek dari perubahan temperatur. Pemanasan global akan meningkatkan temperatur dan tingkat polusi karena temperatur yang tinggi akan berakibat tingginya produksi ozon.

Februari 25, 2008

Serem euy

Hasil penelitian Global Coral Reef Monitoring Network menunjukkan, lebih dari dua pertiga terumbu karang di seluruh dunia telah rusak, bahkan terancam punah. Ancaman ini tak lain karena adanya pemanasan global yang tengah terjadi (Buenos Aries). Sebuah laporan menyebutkan bahwa berbagai ancaman dapat berisiko bagi kelangsungan terumbu karang, semisal polusi, pencemaran, penangkapan ikan berlebihan, kenaikan temperatur, dan penggunaan sianida dan bom untuk menangkap ikan. Namun penyebab utamanya adalah pemanasan global yang disebabkan aktivitas manusia. Hal ini dikarenakan kenaikan temperatur secara mendadak, meski kecil kenaiakan temperatur ini menyebabkan terumbu karang "memutih" karena terlepasnya ganggang dari jaringan terumbu.

Lagi-lagi ulah manusia, dampak dari kerusakan karang untuk saat ini memang belum terlalu terlihat dan belum terlalu bisa dirasakan, akan tetapi dampak yang ditimbulkan akan sangat terasa dalam kurun waktu beberapa puluh tahun yang akan datang. Dan yang akan sangat merasakan dampaknya adalah anak cucu kita. Apabila ini terus berlanjut, maka apa yang kita takutkan akan benar-benar terjadi.

Februari 22, 2008

Berjuang...

Hari ini sangat melelahkan, karena aku ikut dalam kegiatan yang cukup menguras tenaga, hehehe berlebihan ya.. Hari ini aku ikut dalam kegiatan penghijauan di sekolah. Cape memang, tapi aku lega juga bisa berpartisipasi dalam pencegahan pemanasan global.Hahaha, aku emang ga punya keahlian di bidang gali-menggali n cangkul-mencangkul, tapi kalo cuma ikutan nanem pohon kan ga susah amat, palingan kena lumpur atau tanah doang.

Setelah kegiatan 'tandur' selesai, sekolah berubah menjadi lebih cakep, indah, seger, and yang pasti lebih sejuk, padahal ntu pohon baru ditanem, gimana kalo udah gede ntar. Aku jadi ngebayangin gimana seandainya semua pinggir jalan n lahan yang kosong ditanami pepohonan, selain lebih indah pasti bumi juga nggak akan 'kepanasan' jadi penduduknya juga bisa nyaman.